Arsip Jurnal
18 Apr, 08
Di Pasar Murah Migor, Mentan Ajak Masyarakat Rajin Menanam
Ditulis oleh Webmaster
JAKARTA – Menyikapi harga bahan pangan yang cenderung terus naik, Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengajak masyarakat rajin menanam. “Gang dan lahan sempit sekitar rumah-rumah dapat dimanfaatkan untuk pot-pot tanaman bernilai ekonomi dan mudah dirawat,” ujarnya di Jakarta.
Berbicara di sela-sela kunjungan ke pasar murah minyak goring di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (18/3), Mentan menegaskan bahwa pertanian bukan hanya menanam padi. Untuk wilayah seperti Jakarta dan wilayah padat penduduk, pertanian lahan sempit bisa menjadi pilihan. Komoditasnya, jelas Mentan, bisa tanaman hias yang bernilai ekonomi tinggi. Atau sayur mayur untuk konsumsi sehari-hari. Cabai, bawang, sawi, bayam, dan sejenisnya relatif mudah dirawat di pot-pot yang bisa diletakan di gang atau pekarangan rumah-rumah.
Dengan rajin menanam, warga bisa menambah penghasilan selain untuk mengurangi beban konsumsi sendiri. Mentan berharap, para penyuluh bisa membimbing warga/petani melalui kelompok dan gabungan kelompok tani.
Pada bagian lain, Mentan mengiungatkan bahwa akhir-akhir ini harga bahan pangan di Indonesia maupun di tingkat global cenderung naik terus yang antara lain dipicu oleh kebutuhan pangan yang terus meningkat. Sementara itu, sumberdaya yang ada tidak hanya dipakai untuk menutupi kebutuhan untuk pangan saja, melainkan juga untuk energi. Tanaman tebu dan singkong kini juga menjadi sumbar bioetanol, sedang kelapa sawit selain untuk minyak goring juga banyak diminati untuk dikonversi menjadi biodiesel.
Menyikapi kondisi yang terjadi saat ini –antara lain kenaikan minyak goreng, pemerintah terus berupaya dengan berbagai cara untuk dapat meringankan beban masyarakat. Salah satu di antaranya dengan menggelar pasar murah minyak goring di berbagai pasar. Antara lain pasar murah minyak goreng di Kel. Cipinang Besar Utara, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur.
Pasar murah minyak goreng non subsidi yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Cipinang Besar Utara ini terselenggara atas kerjasama Pemda Propinsi DKI Jakarta dengan PT Wilmar, yang menjual minyak goreng sebanyak 5000 liter dengan harga Rp. 8000,-/liter selama 6 bulan. Setiap KK yang termasuk keluarga miskin di wilayah ini dan memiliki kupon, berhak untuk mendapatkan 2 liter minyak goreng. ***
RSS Blog
Tuliskan komentar Anda...