Arsip Jurnal

BB Padi Siap Jadi Rujukan Dunia Bidang Perisa Beras

Ditulis oleh Webmaster

SUBANG – Setelah memperoleh Ahmad Bakrie Award, satu lagi terobosan bakal digulirkan Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Sukamandi. Lembaga penelitian padi terkemuka di Indonesia ini siap menjadi referensi dunia dalam hal perisa (flavor) beras atau padi dengan dibangunnya laboratorium flavor  bertaraf internasional. Pembangunan laboratorium di areal kantor BB Padi Sukamandi, Subang tersebut dijadwalkan selesai tahun depan dan efektif beroperasional secara penuh pada 2009.

‘’Insya Allah, laboratorium ini akan menjadi satu-satunya laboratorium di dunia yang secara khusus meneliti flavor atau perisa beras. Sampai sekarang, di seluruh dunia belum ada laboratorium yang meneliti dan menguji flavor beras secara spesifik, bahkan di IRRI sekali pun. Itu sebabnya Indonesia membangun lab flavor beras bertaraf internasional yang bisa dijadikan tempat penelitian, pengukuran dan rujukan tentang flavor beras, menjadi center of excellence dalam masalah flavor beras dan nasi tentunya,’’ ujar Mentan Anton Apriyantono usai mengunjungi BB Sukamandi, akhir pekan lalu.

Menurut Mentan, dari semua aspek penelitian beras, salah satu aspek yang belum diteliti secara mendalam yaitu aspek flavor atau perisa baik secara kimiawi, maupun sensori. ‘’Sebagai contoh apa sebenarnya yang dimaksud dengan pulen? Bagaimana mengukurnya secara obyektif? Lalu, apa standarnya? Ini yang belum diteliti secara mendalam,’’ papar Mentan.

Ia mencontohkan hal lain seperti, bagaimana membedakan beras Pandanwangi yang asli dengan yang telah diberi bahan pemberi flavor. Bagaimana mengujinya di laboratorium? Semua itu tak mungkin dijelaskan tanpa adanya satu perangkat penelitian yang berstandar internasional. Hal inilah yang menjadi tujuan utama pendirian laboratorium tersebut.

Sementara, menurut Kepala BB Padi, Dr Hasil Sembiring keberadaan laboratorium flavor menjadi satu upaya untuk meningkatkan peluang pengembangan beras aromatik dan produk pertanian lain melalui pengembangan ilmu dan teknologi flavor. Ia sepakat dengan Mentan mengingat  penelitian flavor masih dilakukan secara sporadis, termasuk di luar negeri penelitian tentang flavor masih terbatas. Selain itu banyak komoditas asli Indonesia yang belum digali masalah flavor-nya, sehingga perlu disusun databasenya.

‘’Target operasional awal lab ini pada 2008 untuk tahap pertama tetapi lengkapnya 2009, sehingga nanti menjadi center of excellence dalam analisis  dan pengembangan flavor produk pertanian khususnya beras,’’ ujar Hasil Sembiring.

Lebih lanjut, Sembiring menyebut perakitan varietas padi ke depan ditujukan untuk menghasilkan beras dengan flavor yang baik, yaitu memiliki warna, aroma, rasa, tekstur, dan kepulenan yang sesuai selera konsumen. ‘’Mudah-mudahan keinginan kita bersama ini dapat segera terealisir,’’ katanya.

BB Padi  mempunyai visi menjadi lembaga penelitian padi terbaik di Asia. Sedangkan,  misi utama menghasilkan dan merekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tanaman padi  yang tinggi, strategis, dan unggul. Misi tersebut saat ini dijalankan oleh 54 orang peneliti dengan jenjang pendidikan S3, S2, dan S1 berturut-turut sebanyak 18 orang, 21 orang, dan 15 orang. Dalam melakukan pekerjaannya peneliti didukung oleh 48 orang litkayasa dan 321 orang tenaga administrasi, dilengkapi empat kebun percobaan, tiga laboratorium terakreditasi, satu unit pengelola benih sumber berbasis ISO 9001-2000, serta dana operasional penelitian rata-rata Rp 5 miliar per tahun. Sesuai dengan kompetensinya, BB Padi dapat memberikan pelayanan, penyediaan, pembimbingan, konsultasi, analisis laboratorium, dan pelatihan dalam hal-hal yang terkait dengan IPTEK padi. ****

4 komentar untuk artikel ini. Tambah komentar

  1. wah, alhamdulillah.. Makin lama Indonesia bakal semakin diperhatikan dunia. Ayoo Bangsa Indonesia jangan cuma bicara kekurangan bangsa aja. Nih, ada satu lagi kehebatan bangsa Indonesia kenapa yang seperti ini ndak pernah dibahas???

    Belajar WordPress (August 28th, 2007 at 12:16 pm)

  2. Pak menteri, silahkan kunjungi Blog Vanilla Organik Kami yaitu:

    http://www.organicindonesianvanilla.blogspot.com

    Salam.

    Agus Ramada S.

    Agus Ramada Setiadi (September 6th, 2007 at 8:56 am)

  3. Ass. Pak Anton yang terhormat, saya Eko, mahasiswa ITP IPB 42. Saya bersama-sama teman-teman telah membentuk FSA Indonesia (Flavor Students Association) Indonesia. Saat ini Saya adalah Presiden FSA Indonesia. Visi FSA Indonesia adalah “Create teh Greatest Flavorist of the Earth”. Kami mengkaji flavor baik dari segi Science maupun Industry. ada 3 komite dalam FSA Indonesia. Komite Flavor Research and Development.Komite Flavor Industry. KOmite IT&RelationShip. Kami bercita-cita untuk mewujudkan Indonesia sebagai Rujukan Flavor Dunia, Insyaallah.Untuk itulah dengan segala hormat kami sangat berharap Bapak bersedia untuk menjadi Penasehat dari assosiasi ini.Email FSA Indonesia:fsaindonesia@yahoo.com. Website FSA Indonesia : www.fsaindonesia.co.nr. Terima kasih atas perhatian yang Bapak berikan.Was

    Eko Susanto (Teknologi Pangan IPB 42) (September 11th, 2007 at 9:27 pm)

  4. Ya marilah mulai sekarang kita berusaha untuk bangkit dari rasa pesimisme yang banyak menghinggapi sebagian bangsa Indonesia. Ternyata kita mempunyai banyak keunggulan, marilah kita optimalkan keunggulan kita ini agar dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa kita.

    Anton Apriyantono (September 17th, 2007 at 4:35 pm)

Tuliskan komentar Anda...

Tulisan terkait

Komentar Terbaru

  • M.Lafhaddin: Ass.Wr.Wb. Slamat buat Pak menteri dan jajarannya yang telah memberikan...
  • M.Lafhaddin: Ass.Wr.Wb. Pembangunan pertanian harus mulai dari kebutuhan petani, bukan kebutuhan...
  • Agus Nizami: Untuk membebaskan kembali sesuai harga beli pemerintah harus mengeluarkan uang rp...
  • Setyo Budi: Pendekatan yang dilakukan bapak menteri, menurut saya bijaksana. saya senang kalau...
  • Agus Nizami: Tambahan komentar dari saya (kok cuma saya ya yang kasih komentar…???:)...