Arsip Jurnal

BB Padi Sukamandi Peroleh Ahmad Bakrie Award

Ditulis oleh Webmaster

Balai Besar Penelitian Padi  (BB Padi) Sukamandi hari ini (14/7) akan memperoleh penghargaan Ahmad Bakrie (Ahmad Bakrie Awards) dari Freedom Institute. Penghargaan dalam bidang teknologi ini merupakan penghargaan atas kreativitas dan semangat pengabdian yang tinggi para ilmuwan, peneliti, dan insinyur di lembaga yang bernaung di Departemen Pertanian tersebut.

”Balai Besar Penelitian Padi adalah lembaga penelitian dan penerapan teknologi yang terdepan dan menjadi tulang punggung pencapaian swasembada pangan pada dekade 1980-an. Lembaga ini telah menemukan dan mengembangkan berbagai varietas padi unggul yang tahan hama, responsif terhadap aplikasi pupuk modern, dengan bulir-bulir yang lebih banyak dan lebih gemuk, serta dengan rasa yang enak,” tulis Freedom Institute mengenai alasan pemberian penghargaan kepada lembaga yang menjadi andalan Deptan dalam riset padi di Indonesia tersebut.

Keberhasilan BB Padi Sukamandi menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Departemen Pertanian. Kerja keras selama ini, menurut Menteri Pertanian Anton Apriyantono, telah berhasil menarik perhatian dan penghargaan dari salah satu lembaga bergengsi di negeri ini. ”Pemberian Bakrie Award merupakan suatu pengakuan atas prestasi Balitpa di mana di lembaga ini telah dihasilkan varietas padi dan teknologi budidaya padi yang telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sejak lama.”

Mentan mencontohkan manfaat yang dipetik masyarakat, khususnya petani dari lembaga yang berlokasi di Sukamandi, Subang tersebut. Menurutnya, 80% varietas padi yang digunakan di Indonesia saat ini merupakan hasil karya lembaga ini.” Juga, kemampuan Indonesia dalam swasembada beras dan impor beras yang tidak besar dibandingkan dengan hasil produksi dalam negeri juga sebagian atas sumbangsih lembaga ini dalam penyediaan varietas padi unggul dan teknologi budidayanya,” jelas Mentan.

Dalam harapannya, Mentan ingin eksistensi lembaga penelitian dan pengembangan padi ini dapat lebih dikenal dan memberi manfaat semaksimal mungkin kepada masyarakat luas. ”Semoga dengan penghargaan ini maka lembaga ini lebih dikenal oleh masyarakat dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memajukan perpadian kita.”

Sebagai lembaga kajian dan penelitian, Freedom Institute meneruskan tradisi pemberian penghargaan di bidang kreativitas akal budi ini dengan Penghargaan Achmad Bakrie sejak 2003, pada setiap menjelang Hari Kemerdekaan, untuk pemikiran sosial dan kesusastraan. Sejak 2005 menambah penghargaan untuk kedokteran. dan di tahun 2007 ini untuk sains dan teknologi.

Para pemenang penghargaan ini adalah mereka yang telah menghasilkan prestasi puncak sekaligus memperbaharui bidang masing-masing. Mereka yang telah beroleh Penghargaan Achmad Bakrie adalah Sapardi Djoko Damono, Goenawan Mohamad, Budi Darma, dan Rendra (sastra), Ignas Kleden, Nurcholish Madjid, Sartono Karto­dirdjo, dan Arief Budiman (pemikiran sosial), dan Sri Oemijati dan Iskandar Wahidiyat (kedokteran). Adapun pemenang tahun ini adalah Putu Wijaya (sastra), Franz Magnis-Suseno (pemikiran sosial), Sang­kot Marzuki (kedokteran), Jorga Ibrahim (sains), dan Balai Besar Pene­litian Tanaman Padi (BB Padi) Sukamandi, Subang (teknologi). (***)

Satu komentar untuk artikel ini. Tambah komentar

  1. selamat atas keberhasilan bapak, saya sangat senang sekali dan sangat bangga.saya orang sukamandi yang sudah lama jauh dari sukamandi, dan ketika membaca berita ini, saya jadi teringat masa-masa remaja saya yang sering main ke sawah BPTP dan dipinggir danau.salam sukses

    hadi santoso (November 22nd, 2007 at 2:13 am)

Tuliskan komentar Anda...

Tulisan terkait

Komentar Terbaru

  • M.Lafhaddin: Ass.Wr.Wb. Slamat buat Pak menteri dan jajarannya yang telah memberikan...
  • M.Lafhaddin: Ass.Wr.Wb. Pembangunan pertanian harus mulai dari kebutuhan petani, bukan kebutuhan...
  • Agus Nizami: Untuk membebaskan kembali sesuai harga beli pemerintah harus mengeluarkan uang rp...
  • Setyo Budi: Pendekatan yang dilakukan bapak menteri, menurut saya bijaksana. saya senang kalau...
  • Agus Nizami: Tambahan komentar dari saya (kok cuma saya ya yang kasih komentar…???:)...